Senin, Juni 25

Tag: Iman

SIFAT ILMU

SIFAT ILMU

'Aqoid Ilaahiyyat, Ilmu Tauhid
Sifat Ilmu (escincaucom) Assalaamu'alaykum Sahabat, Semoga selalu dalam Naungan Rohmat dan Maghfiroh-Nya. Bismillaahirrohmaanirrohiim, Sahabatku pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan ilmu Tauhid yang alhamdulillaah kita telah sampai pada bahasan Sifat Ma'ani. Baca dahulu : Penjelasan dan Pembagian Sifat Ma'ani Dalam kutipan diatas dijelaskan bahwa sifat Ma'ani itu terdapat beberapa bagian, dan salahsatunya adalah sifat ilmu. Dan dalam susunannya berada setelah sifat Qudrat dan Iradat, alhamdulillaah kedua sifat itu telah dijelaskan dalam pembahasan : Sifat Qudrat  Sifat Iradat Supaya tidak membuang waktu, kita mulai saja pembahasan kita kali ini. Yaitu bahasan dari sifat Ilmu. Sifat Ilmu Dalam uraian sifat ilmu ini yang akan kita bahas ada beberapa poin,
SIFAT IRADAT

SIFAT IRADAT

'Aqoid Ilaahiyyat, Ilmu Tauhid
Sifat Iradat, escincau.com. Assalaamu'alaykum warohmatulloohi wa barokaatuh... Sahabat Bang Thoyyib yang di Rahmati Alloh, Marilah bahasan Sifat Ma'ani ini kita lanjutkan kembali. Dalam pembahasan yang lalu kita telah melihat sedikit uraian dari Sifat Ma'ani yang pertama yaitu Sifat Qudrat, dan disana tertuang bahwa sifat Qudrat itu erat kaitannya dengan Sifat Iradat. Baca terlebih dahulu : SIFAT QUDRAT Supaya tidak bertele-tele mari langsung saja kita melangkah pada bahasan Sifat Iradat tersebut, dan sebagai bahan bahasan alangkah baiknya kita ketahui apa saja yang akan dibahas saat ini. Yang akan kita bahas itu ada beberapa poin sahabatku diantaranya ; Pengertian sifat Iradat Ta'alluqnya sifat iradat Masalah Amar dan Iradat Dalil Sifat Iradat (lebih…)

KESIMPULAN DARI SIFAT WUJUD

'Aqoid Ilaahiyyat, Ilmu Tauhid
Assalaamu'alaykum Sahabat... Alhamdulillaah kita dipertemukan kembali dan bisa melanjutkan lagi sebuah bahasan dari Sifat wujud, yang mana dalam bahasan sifat Nafsiyyah ini memang sangatlah panjang. Bahkan dalam mengurai sedikit Dalilnya pun lumayan juga sehingga untuk pembahasan sebuah Kesimpulan dari sifat wujud pun baru bisa termuat saat ini. Baiklah sahabatku, supaya tidak menghabiskan waktu mari kita mulai saja membeberkan Kesimpulan dari sifat Wujud itu. Walhasil dari sifat wujud itu kita harus meyakini bahwa Alloh itu Wajibul Wujud artinya Dzat yang Wajib keberadaanya dan tidak bis dimengerti jika Alloh itu tidak ada serta akal tidak bisa menerima jika tidak ada. Karena Wujudnya itu tidak memakai bahan atau asal, tidak pula pakai perantaraan, yakni tidak diciptakan oleh yang l

PENGENALAN ‘AQOID ILAAHIYYAT

'Aqoid Ilaahiyyat, Ilmu Tauhid
Alhamdulillaah sahabat ES CINCAU BANG THOYYIB kita bisa dipertemukan kembali dalam rangka mensyukuri anugrah Ilahi yang tak kan bisa kita perinci satu per satu, dan dalam pertemuan kita kali ini kita akan mulai memasuki pintu gerbang dari seluruh isi dari blog ini, dan sebelum kita melangkah lebih jauh kedepan alangkah baiknya kita uraikan terlebih dahulu tentang pengenalan 'aqoid ilaahiyyat. PENGENALAN 'AQOID ILAAHIYYAT   Dalam Bahasan pertam ini akan menguraikan Sifat-sifat atau masalah yang berkaitan erat dengan Aqidah serta menjelaskan sifat-sifat keTuhanan. Maka diwajibkan pada setiap orang mukalaf, harus ma'rifat ( tau, ngerti ) serta meyakini pada sifat-sifat yang wajib, mustahil, dan wenang bagi Alloh secara Ijmal dan Tafshil. Ijmal adalah secara garis besarnya atau

MA’RIFAT YANG MANA???

Hukum, Ilmu Tauhid
Bagi sebagian orang mungkin sangat familiar dengan kata-kata ini (Ma'rifat) namun bagi sebagian lainnya ada juga yang risih, nyinyir, mencela, menyesatkan, dan banyak lagi kata-kata yang lainnya. Namun dalam postingan kali ini sangat patut dipertanyakan Ma'rifat yang mana??? yang akan kita bahas, jangan-jangan tidak sesuai dengan Syari'at. Jika melihat judul diatas (Ma'rifat yang mana???) berarti ada beberapa ma'rifat dong??? Jawabannya Iya. Yang menjadi alasan, karena secara harfiah Ma'rifat itu mempunyai makna (kenal) atau mengetahui dengan sesungguh-sungguh. Namum masih bersifat umum karena apapun dan siapapun yang kita ketahui dan kenali, itu bisa juga disebut dengan ma'ifat. Namun yang akan kita bahas disini Ma'rifat yang masuk kedalam kategori Wajib bagi setiap orang yang baligh d
LANJUTAN MABADI ILMU TAUHID

LANJUTAN MABADI ILMU TAUHID

Ilmu Tauhid
Selamat berjumpa kembali Saudaraku, tak terasa langkah kita sudah semakin jauh ya....? Berhubung dalam bahasan MABADI ILMU TAUHID belum terselesaikan, karena keburu pusing kepalanya. Maka sekarang mari kita mencoba untuk mengutip Lanjutan Mabadi Ilmu Tauhid. Dalam lanjutan Mabadi ilmu tauhid yang belum kelar itu masih ada Lima poin, jadi sekarang kita hanya akan melanjutkan poin berikutnya, yaitu poin yang ke Enamnya. Dan poin yang ke Enam itu adalah : 6. Wadli' Ilmu Tauhid   Yang disebut dengan Wadli'nya ilmu Tauhid itu adalah Orang yang pertama menyusunkan ilmu tauhid, perlu kita ketahui bahwa orang yang pertama nyusun Ilmu tauhid itu ialah : وَوَاضِعُهُ اَبُو الْحَسَنْ اَلْاَشْعَرِيُّ وَمُتَابِعُهُ وَاَبُو مَنْصُوْر اَلْمَاتُرِدِيُّ وَمُتَابِعُهُ WA WADLI’UHUU ABUL-HASAN AL
RAHASIA DIBALIK HUKUM ADAT

RAHASIA DIBALIK HUKUM ADAT

Hukum, Ilmu Tauhid
Dalam kehidupan sehari - hari kita tak lepas dari apa yang namanya sebuah hukum, karena aman dan damainya suatu tatanan hidup karena semuanya dinaungi oleh sebuah landasan HUKUM, termasuk hukum adat.  Terus hukum apa saja yang akan dikemukakan disini.... ???? Fainsya Alloh yang akan kita telaah disini dan saat ini adalah sebuah hukum yang ada kaitan dengan ilmu ushuluddin dan setelah dalam bab sebelumnya yang telah kita ulas sealakadarnya saja. Tapi walaupun demikian semoga saja memberi manfa'at bagi kita semua. Aamiin... Nah dalam pertemuan kita kali ini yang akan dituangkan escincau.com adalah ulassan tentang HUKUM ADAT . Dalam uraian hukum adat ini kita akan menemukan berbagai hal yang erat kaitannya dengan ilmu ushuluddin dan aqidah kita, diantaranya : -Pengertian Hukum adat -Pe
SEBUAH KESIMPULAN DARI HUKUM AKAL DAN BAGIANNYA

SEBUAH KESIMPULAN DARI HUKUM AKAL DAN BAGIANNYA

Ilmu Tauhid
Saudaraku yang di Rahmati Alloh, mari kita lanjutkan lagi catatan kita ini, yang mana kemaren kita membahas serba-serbi dari hukum Akal dan Bagian - bagiannya. Berhubung kemaren belum kita simpulkan, nah sekarang mari kita buat kesimpulan dari Hukum Akal dan Bagian-bagiannya. Kita langsung kebahasan kita saja ya, biar tidak menghambur-hamburkan waktu yang ada. Jadi hasil dari Fasal ini, yaitu : Hukum akal dan bagiannya,  yang disebut dengan wajib itu adalah Sesuatu yang harus ada, bahkan selalu ada".  Contohnya : "Menurut akal itu wajib adanya Dzat Alloh dan lain-lain. Terus kalau yang disebut dengan Mustahil itu adalah " Sesuatu yang mesti tidak ada menurut akal bahkan sampai kapanpun harus tiada".  Contohnya : " Menurut akal Mustahil adanya Tuhan selain Alloh Ta'ala". Selanjutnya ya
HUKUM AKAL DAN BAGIAN-BAGIANNYA Bag. 2

HUKUM AKAL DAN BAGIAN-BAGIANNYA Bag. 2

Hukum, Ilmu Tauhid
Bismillaah Alhamdulillaah wash_sholaatu wassalaamu 'alaa ni'aamillaah, Sahabat Es Cincau yang di Rahmati Alloh setelah sekian lama catatan kita tertunda, padahal dalam masalah hukum akal ini belum selesai semua, dan sekarang mari kita melanjutkan lagi pada bahasan HUKUM AKAL DAN BAGIAN-BAGIANNYA Bag. 2 Tapi walau demikian, Es cincau akan selalu berusaha dan menyempatkan diri untuk melanjutkan catatan demi catatan itu. Supaya bisa menambah wawasan dan keimanan kita pada Yang Maha Kuasa. Dalam catatan waktu itu : HUKUM AKAL Bag. 1 Yang belum tercatat adalah Pembagian Mustahil 'aqli. Nah saat ini mari kita simak tentang sebuah catatan yang akan sedikit mengungkap tentang Pembagian Mustahil 'aqli.   Pembagian Mustahil akli (menurut akal)   Dalam pembagian Mustahil akli pun sa