Di tag: Ilmu akal

Sifat salbiyyah yang ke empat 0

SIFAT SALBIYYAH YANG KE EMPAT

Assalaamu’alaykum warohmatullohi wa barokaatuh, Selamat berjumpa kembali sahabat Bang Thoyyib, tak terasa ya bahasan kita sudah sampai pada sifat salbiyyah yang ke empat yaitu sifat Qiyamuhu binafsihi. SIFAT SALBIYYAH YANG KE EMPAT adalah Sifat Qiyamuhu binafsihi Jika kita amati dari posting-posting sebelumnya, dalam menyampaikan sifat demi sifat yang diuraikan selalu menyertakan Makna dari sifat itu. Dan insya Alloh dalam uraian sifat salbiyah yang yang ke empat (Qiyamuhu binafsihi) pun demikian yaitu akan kita uraikan sebuah makna dari sifat Qiamuhu binafsihi. Jika akan diuraikan makna sifat salbiyyah yang ke empat (Qiyamuhu binafsihi) mari kita simak dibawah ini : وَمَعْنَاهُ أَنَّ ذَاتَ اللّٰهِ تَعَالٰى...

0

RAHASIA DIBALIK HUKUM ADAT

Dalam kehidupan sehari – hari kita tak lepas dari apa yang namanya sebuah hukum, karena aman dan damainya suatu tatanan hidup karena semuanya dinaungi oleh sebuah landasan HUKUM, termasuk hukum adat.  Terus hukum apa saja yang akan dikemukakan disini…. ???? Fainsya Alloh yang akan kita telaah disini dan saat ini adalah sebuah hukum yang ada kaitan dengan ilmu ushuluddin dan setelah dalam bab sebelumnya yang telah kita ulas sealakadarnya saja. Tapi walaupun demikian semoga saja memberi manfa’at bagi kita semua. Aamiin… Nah dalam pertemuan kita kali ini yang akan dituangkan escincau.com adalah ulassan tentang HUKUM ADAT . Dalam uraian hukum adat ini kita akan menemukan berbagai...

1

SEBUAH KESIMPULAN DARI HUKUM AKAL DAN BAGIANNYA

Saudaraku yang di Rahmati Alloh, mari kita lanjutkan lagi catatan kita ini, yang mana kemaren kita membahas serba-serbi dari hukum Akal dan Bagian – bagiannya. Berhubung kemaren belum kita simpulkan, nah sekarang mari kita buat kesimpulan dari Hukum Akal dan Bagian-bagiannya. Kita langsung kebahasan kita saja ya, biar tidak menghambur-hamburkan waktu yang ada. Jadi hasil dari Fasal ini, yaitu : Hukum akal dan bagiannya,  yang disebut dengan wajib itu adalah Sesuatu yang harus ada, bahkan selalu ada”.  Contohnya : “Menurut akal itu wajib adanya Dzat Alloh dan lain-lain. Terus kalau yang disebut dengan Mustahil itu adalah ” Sesuatu yang mesti tidak ada menurut akal bahkan...

1

HUKUM AKAL DAN BAGIAN-BAGIANNYA Bag. 2

Bismillaah Alhamdulillaah wash_sholaatu wassalaamu ‘alaa ni’aamillaah, Sahabat Es Cincau yang di Rahmati Alloh setelah sekian lama catatan kita tertunda, padahal dalam masalah hukum akal ini belum selesai semua, dan sekarang mari kita melanjutkan lagi pada bahasan HUKUM AKAL DAN BAGIAN-BAGIANNYA Bag. 2 Tapi walau demikian, Es cincau akan selalu berusaha dan menyempatkan diri untuk melanjutkan catatan demi catatan itu. Supaya bisa menambah wawasan dan keimanan kita pada Yang Maha Kuasa. Dalam catatan waktu itu : HUKUM AKAL Bag. 1 Yang belum tercatat adalah Pembagian Mustahil ‘aqli. Nah saat ini mari kita simak tentang sebuah catatan yang akan sedikit mengungkap tentang Pembagian Mustahil ‘aqli....