Home » Ilmu Tauhid » SIFAT SALBIYYAH YANG KEDUA

SIFAT SALBIYYAH YANG KEDUA

Posted at November 20th, 2017

Bismillaahirrohmaanirrohiim, Assalaamu’alaykum warohmatullohi wa barokaatuh Sifat Salbiyyah yang kedua …

Sahabat Bang Thoyyib yang di Rahmati Alloh, selamat berjumpa kembali semoga Rahmat Alloh selalu tercurah kepada kita yang insya Alloh sedang mengingat, mempelajari, dan menggali sifat-sifat Alloh yang maha suci.

Jika Bahasan kita yang kemaren adalah mengetahui uraian sifat salbiyyah dan dilanjut dengan bahasan sifat salbiyyah yang pertama yaitu sifat Qidam, maka sekarang kita akan coba membahas sifat Salbiyyah yang kedua yaitu sifat Baqo’.

Sifat Salbiyyah yang kedua

 

Sekarang marilah kita mulai apa itu sifat salbiyyah yang kedua…? Dan apa makna dari sifat Baqo’…?

Sifat Salbiyyah yang kedua itu diatas telah diulas, yaitu sifat Baqo’ dan makna dari sifat Baqo’ itu adalah :

وَمَعْنَاهُ هُوَ عَدَمُ اَخِرِيَّةِ الْوُجُوْدِ

Artinya : Yang disebut dengan Baqo’ bagi Alloh Ta’ala itu adalah tidak ada akhirannya ( ujung ) keberadaannya.

Yakni keberadaan Alloh itu Langgeng (abadi), tidak di akhiri dengan ketiadaan.

Adapun kebalikan dari sifat Baqo’ itu adalah Fana ( Rusak ). Jadi Mustahil bagi Alloh jika memiliki  ( terkena ) oleh sifat Rusak, atau hilang keberadaannya juga mustahil jika Alloh tidak Langgeng (Abadi).

Serta sifat Baqo’ itu terbagi menjadi Dua kategori, yaitu :

  1. Baqo’ Muthlaq مطلق
  2. Baqo’ Muqayyad مقيّد

1. Sifat salbiyyah yang kedua (Baqo’ Muthlaq)

Yang disebut dengan Baqo’ Muthlaq adalah Langgeng atau Abadinya tidak memakai qayyid apapun, seperti Baqo’nya Alloh subhaanahu wa ta’alaa. Itu yang disebut dengan Baqo’ Muthlaq, sementara untuk poin keduanya yaitu Baqo’ Muqayyad.

2. Sifat salbiyyah yang kedua (Baqo’ Muqayyad)

Adapun yang disebut dengan Baqo’ Muqoyyad adalah Langgeng atau abadi tapi disertai dengan Qayyid yang menjadikannya abadi, seperti Abadinya Surga beserta isinya.

Dengan demikian Alam (Makhluk ciptaan Alloh) juga ada yang memiliki pangkat / derajat keabadian ( Baqo’ ), seperti : Sorga, ‘Arasy, Kursyi, Lawhul Mahfudh, Qolam, Neraka beserta isinya, Sangkakalanya Malaikat Isrofiil, dan Ruh juga akan abadi nantinya.

Sifat salbiyyah yang kedua

Hanya pemanis saja

Dengan demikian ada juga yang memiliki pangkat Qidam, seperti tidak adanya Alam karena tidak adanya Alam itu pun tidak ada permulaannya.

Baca juga : Sifat Salbiyyah yang pertama

Tapi walaupun demikian, tidak bakal sampe kepada pangkat Qidam Baqa’ Muthlaq sebab disyaratkan apabila Qidam itu mesti Baqa’, dengan demikian maka batal jika Qidam tidak Baqa’, sama halnya dengan Baqa’ tapi tidak Qidam.

Maka wajib bagi setiap yang ngaji, harus memakai faham yang bersih sebab perkara ini sangat sulit bagi orang yang tidak cemerlang dalam berfikir ( murni ).

Dalil sifat Salbiyyah yang kedua (Baqa’)

Berhubung sejak awal sudah kita ungkapkan bahwa dari setiap bahasan yang akan kita uraikan disini akan menyertakan sebuah Dalil, dan dalil yang akan dimuat pun terdiri dari Dalil Naqli dan dalil aqli.

Dalil Naqlinya

Sekarang mari kita simak Dalil Naqlinya terlebih dahulu sebagai berikut :

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْأٰخِرُ

Artinya : Dia ( Alloh ) itu yang tidak ada permulaan wujudnya, serta yang langgeng (Abadi). Q.S al-Hadiid :3.

Serta Firman Alloh dalam surat al-Qoshosh ayat 88 :

كُلُّ شَيْئٌ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهْ

Artinya : Segala sesuatu yang ada, itu pasti Rusak terkecuali Dzat Alloh subhaanahu wa ta’alaa.

Dan juga Firman Alloh yang tertuang dalam surat ar-Rahman ayat 26-27 :

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ. وَيَبْقٰى وَجْهُ ذُوالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Artinya : Segala sesuatu yang ada dimuka Bumi itu pasti Rusak. Sedangkan Yang Maha Kekal itu Dzat Tuhanmu, yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

Ayat yang tertuang diatas itu menunjukkan bahwa Alloh itu disifati oleh Sifat Baqa’ yakni Abadi (Langgeng), yang tidak akan terkena oleh kerusakan. Sementara jika selain Alloh itu sudah pasti atau wenang untuk rusak.

Jika diatas tadi itu diungkap secara dalil Naqli yang bersumber dari ayat-ayat al-Qur’an, sekarang kita tinggal mengungkap sifat salbiyyah yang kedua (sifat baqo’) secara dalil ‘aqli atau menggunakan akal sehat kita supaya mudah untuk difahami.

Dalil ‘Aqlinya

Adapun dalil aqli yang menunjukkan bahwa Alloh subhaanahu wa ta’alaa itu wajib disifati oleh sifat Baqo’ itu, seperti ini :

Alloh itu wajib disifati oleh sifat Baqa’ (langgeng atau abadi), sebab jika Alloh tidak Langgeng, maka akan tertimpa kerusakan atau akan disusul oleh ketiadaan. Tapi jika Alloh dikenai oleh kerusakan maka Alloh jadi tidak ada, jika Alloh tidak ada itu suatu yang Mustahil sebab Alloh bisa rusak atau tidak ada.

Jika demikian maka adanya Alloh itu bukan wajib lagi tapi wenang adanya (Jaizul Wujuud) bukan Wajibul wujud lagi.

Tapi jika Alloh wenang adanya (bukan wajib adanya), maka itu Mustahil. Sebab jika Alloh wenang keberadaannya maka Alloh itu adalah sesuatu yang baru, sementara jika perkara yang baru itu memang wenang untuk ada, contohnya seperti Makhluk. Maka sudah barang tentu tidak adanyapun wenang juga.

Sebab jika Alloh itu baru, maka sudah tentu Alloh tidak Qidam, jika tidak Qidamnya Alloh itu juga Mustahil. Keterangan sifat Qidam silahkan dibuka tautan dibawah ini.

Baca juga : Dalil sifat Qidam

Di sana dijelaskan bahwa Alloh itu wajib bersifat Qidam, sebab jika tidak Qidam maka akan melazimkan pada Tasalsul serta Daur (dawrun) sementara jika Tasalsul dan Daur itu Mustahil jadinya.

Maka Alloh itu Mustahil baru, jika tidak baru maka bukan wenang lagi adanya tapi Wajib. Jika adanya bukan lagi wenang, maka mustahil Alloh dikenai oleh tidak ada.

Maka Mustahil pula jika Alloh tidak disifati oleh Sifat Baqo’, yaitu sifat salbiyyah yang kedua. Maka dari itu Alloh wajib Baqa’, (langgeng/abadi). Adapun kebalikan dari sifat Baqo’ itu adalah Fana ( Rusak) yakni Mustahil jika Alloh rusak.

Kesimpulan sifat salbiyyah yang kedua

Dalam kesimpulan sifat salbiyyah yang kedua ini sebagai berikut :

Sifat Baqa’ terbagi menjadi dua bagian diantaranya :

  1. Sifat baqo’ Muthlaq
  2. Sifat baqo’ Muqayyad

Serta Dalil yang dituangkan dalam memperkuat bahwa Alloh itu wajib disifati oleh sifat Baqo’, itu terdiri dari dalil Naqli (al-Qur’an) dan dalil Aqli (pemikiran).

Yang menjadi alasan menyertakan kedua dalil itu adalah supaya mempertebal keyakinan bahwa Alloh itu tidak sama dengan Makhluknya dalam hal apapun.

Karena Alloh itu Mukhalafatun Lil Hawaditsi, untuk rincian sifat Mukhalafatun lil Hawaditsi silahkan ikuti terus postingan demi postingannya karena yang akan datang akan kita bahas bab itu.

Wallohu a’lam bish showwab.

Click here for more information about "SIFAT SALBIYYAH YANG KEDUA"

Wooww, very nice! I want to share this Article!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Write your comment about SIFAT SALBIYYAH YANG KEDUA


Related post to SIFAT SALBIYYAH YANG KEDUA