Senin, Juni 25

ENAM RAHASIA MAKNA BERAPA

Assalaamu’alaykum, Bismillaah Alhamdulillaah, wash_sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosuulillaah, laahawla walaa quwwata ilaa billaah.Enam rahasia makna berapa ( كم ).

Enam rahasia makna Berapa
Berapa

Sahabat Bang Thoyyib yang dirahmati Alloh, karena kesibukan di dunia nyata berakibat pada terbengkalainya catatan yang saya garap ini. Tapi insya Alloh akan dirintis lagi sedikit demi sedikit supaya tidak tanggung menyimpulkan dalam pengetahuan ketuhanan kita dan yang akan kita bahas saat ini masih berkaitan dengan sifat wahdaniyyat yaitu enam rahasia makna berapa atau كَمْ.

ENAM RAHASIA MAKNA BERAPA

Seyogyanya kita mengetahui apa itu makna Kam ( كَمْ ), yang artinya Berapa. Yang disebut Kam itu adalah Suatu yang terbilang yakni perkara yang dapat dibagi, jika Juz atau bagiannya merangkap atau menyatu. Nah yang demikian itu disebut dengan Kam Muttashil.

Supaya mudah untuk dicerna atau difahami oleh kita khususnya saya yang awam, kita ambil sebuah contoh saja : ” Manusia itu tersusun dari beberapa Juz-juz (bagian) seperti ; daging, tulang, dan darah. Atau juga tersusun dari Kepala, badan, tangan, dan kaki. Nah kalau yang ini disebut dengan Kam Munfashil.

Contoh dari Kam Munfashil adalah sebagai berikut ; Seperti orang yang jumlahnya lebih dari satu yakni dua, tiga dan seterusnya yaitu yang disebut dengan terbilang (bingbilangan:sunda) nah yang demikian itu disebut dengan Kam Munfashil.

Jadi dari dua contoh diatas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa yang disebut dengan Kam Muttashil itu adalah Bagian yang melekat yang diperkirakan terbentuk dari susunan bagian dan menyatu dalam satu Dzat.

Sedangkan kalau Kam Munfashil (bagian yang terpisah), itu memperkirakan pada bilangan Dzat. Itupun kalau tersemat didalam dzatnya, sementara dalam sifat dan af’al juga sama, disana terdapat Kam Muttashil dan Kam Munfashil.

Perincian ENAM RAHASIA MAKNA BERAPA

Nah dari sinilah kita akan membahas enam rahasia makna berapa atau KAM. Adapaun perincian satu persatu dari yang enam tersebut adalah sebagai berikut ;

  1. Kam Muttashil fidz-Dzaati
  2. Kam Munfashil fidz-Dzaati
  3. Kam Muttashil fish-Shifaati
  4. Kam Munfashil fish-Shifaati
  5. Kam Muttashil fil-Af’aali
  6. Kam Munfashil fil-Af’aali

Baca juga : Dalam bahasa sunda

1. Enam rahasia makna berapa (KAM) yang pertama yaitu KAM MUTTASHIL FIDZ-DZAATI

Poin pertama dari enam rahasia makna berapa atau dalam bahasa arabnya كم adalah Kam yang dibersihkan dari Alloh Ta’ala, yakni Alloh itu Maha Suci dari Kam Muttashil fidz-Dzati.

Maknanya Maha Sucinya Dzat Alloh, dari rangkapan-rangkapan dzat yang tersusun dari beberapa juz atau bagian, seperti dzatnya manusia yang tersusun dari ; Daging, darah, tulang, dan lain sebagainya. Atau juga manusia itu tersusun dari ; Kepala, tangan, perut, kaki dan lain sebagainya.

Nah dengan demikian maka mustahil jika Alloh Ta’ala mempunyai Dzat yang seperti itu, maka Alloh tidak sama dengan Makhluk-Nya.

2.Enam rahasia makna berapa (KAM) yang kedua yaitu KAM MUNFASHIL FIDZ-DZAATI

Poin kedua dari enam rahasia makna berapa (Kam) adalah KAM MUNFASHIL FIDZ-DZAATI maknanya yaitu ; Maha Suci Alloh dari Kam munfashil fidz-dzaati yakni, Mustahil yang selain Alloh ada yang mempunyai Dzat seperti Dzat-Nya Alloh subhaanahu wa Ta’alaa.

Jadi dua Kam tersebut diatas itu dibersihkan oleh sifat Wahdaniyyat fidz-Dzat, intinya Mustahil pada Dzat Alloh tersemat KAM MUTTASHIL dan KAM MUNFASHIL FIDZ-DZAATI.

3. Enam rahasia makna berapa (KAM) yang ketiga yaitu KAM MUTTASHIL FISH-SHIFAATI

Poin ketiga dari enam rahasia makna berapa ( كم ) Maha suci Alloh dari Kam Muttashil fish-shifaati, yakni Mustahil Alloh merangkap-rangkap dalam sifat-Nya, yaitu sifatnya mustahil terbilang dari satu persatu jenis sifat-Nya.

Disini kita ambil contoh sebagian saja dari keseluruhan sifat-sifat Alloh yang tidak mungkin atau mustahil ganda atau terbilang itu, seperti : sifat Qudrat-Nya dua, sifat Iradah-Nya dua, dan sifat-sifat yang lainnya juga sama tinggal diselaraskan saja.

Kam tersebut diatas itu mustahil adanya bagi Alloh, karena sifat-sifat Alloh itu semuanya Tunggal . Contohnya Seperti sifat Qudrat : Yang dipakai menciptakan atau mengadakan sesuatu yang kecil maupun yang besar, itu ya sifat Qudrat yang itu- itu juga.

Begitu juga dalam sifat-sifat yang lainnya, sama seperti contoh diatas. Walhasil dalam segala sesuatu penciptaan, Alloh itu tidak mempunyai sifat yang Ganda atau merangkap.

4. Enam rahasia makna berapa (KAM) yang keEmpat yaitu KAM MUNFASHIL FISH-SHIFAT


Poin ke empat dari enam rahasia makna berapa (كم) adalah Kam Munfashil fish-shifaati, Maha Suci Alloh dari Kam munfashil fish-shifaati  adalah : Mustahil selain Alloh ada yang mempunyai sifat seperti sifat- sifat-Nya Alloh.Seperti ada yang mempunyai atau memiliki Qudrat seperti Qudrat-Nya Alloh, sehingga bisa mengadakan (menciptakan) alam ini, dan menghilangkan alam ini. Atau ada makhluk yang memiliki Ilmu seperti Ilmu-Nya Alloh, sehingga mengetahui segala hal dengan tidak ada kesamaran sedikitpun.

Kam yang dua ini, yaitu :

  1. Kam muttashil fish-shifati
  2. Kam munfashil fish-shifati

Itu dibersihkan dari Alloh oleh sifat Wahdaniyyat fish-shifat, yakni Mustahil Kam ini tersemat pada Alloh subhaanahu wa Ta’alaa.

Baca juga : Sifat Wahdaniyyat

5. Enam rahasia makna berapa (KAM) yang ke lima yaitu KAM MUTTASHIL FIL-AF’AAL


Enam rahasia makna berapa yang ke lima itu adalah Kam Muttashil fil-af’aal yakni Maha Suci Alloh dari Kam muttashil fil af’aal. Poin ini memiliki dua makna yaitu :

  1. Tunggal pekerjaan-Nya
  2. Mustahil selain Alloh ada yang bisa membarengi dalam pekerjaan-Nya.

a. Tunggal dalam pekerjaan-Nya

Makna pertama dari Kam Muttashil fil af’al ( Alloh Maha Suci dari Kam Muttashil fil af’al) yakni Alloh Maha Tunggal dalam pekerjaan-Nya (tidak terbilang).

Walaupun bermacam-macam yang diciptakannya, contohnya : Memberi Rizqi, menghidupkan, mematikan, mengayakan, memiskinkan, dan masih banyak lagi contoh yang lainnya. Tapi kenyataannya hanya satu yaitu pada Mumkinaat, yakni yang sah ada dan tiadanya.

b. Tunggal dalam mengerjakan-Nya

Makna yang kedua dari  Kam Muttashil fil-af’al (Maha suci Alloh dari Kam Muttashil fil-af’al) itu adalah Mustahil yang selain Alloh ada yang bisa membarengi kepada Alloh dalam mengerjakannya.

Jika Kam Muttashil di artikan oleh yang kedua ini, maka Kam Muttashil fil-af’al itu di Nafi_kan (dibersihkan), atau di tiadakan dari Alloh karena Mustahil bagi Alloh dalam menciptakan (mengerjakan) segala sesuatunya ada yang membarengi .

6. Enam rahasia makna berapa (KAM) yang ke enam yaitu KAM MUNFASHIL FIL-AF’AAL

Poin terakhir dari enam rahasia makna berapa (Kam) adalah Kam Munfashil fil-af’aal, ( Maha suci Alloh dari Kam Munfashil fil-Af’aal adalah Mustahil selain Alloh ada ada yang mempunyai pekerjaan.

Jadi Kam Munfashil fil-Af’al ini di bersihkan dari Alloh Subhaanahu wa Ta’ala oleh sifat wahdaniyyat fil-Af’al, karena yang selain Alloh itu (Makhluk) sama sekali tidak ada yang mempunyai pekerjaan.

Adapun bagi Makhluk (Manusia ) itu hanya sekedar punya pilihan dalam dhohirnya, padahal pilihannya itu sendiri dicipta pula oleh Alloh.

Jadi jika ditilik dari segi dhohirnya punya pilihan, bathinnya (Haqiqatnya) dipaksa bahwa tidak ada daya upaya dan tidak ada kekuatan apapun walau hanya secuil ( لا حول ولا قوة الا بالله ). Dan juga karena Firman Alloh :

 وَاللّٰهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْئٍ 

Artinya : Alloh itu yang menciptakan segala rupa perkara.

Dan juga seperti firman Alloh yang tertuang dalam surat ash-Shaafat ayat 96 serta an-Nisaa ayat 78 yang telah tertuang tadi. Maka seluruh pekerjaan itu hanya Alloh Subhaanahu wa ta’ala yang memilikinya, sementara kita ( manusia) sebagai makhluk-Nya hanya sekedar kasab itupun karena ada pilihan (kereteg hati dan pasejaan).

Sementara pilihan kereteg hati serta pasejaan itu pun sama -sama ciptaan Alloh, seperti adanya keahlian pada kita dan mengerjakannya itu sama saja diciptakan oleh Alloh subhaanahu wa ta’alaa.

Yang harus kita waspadai

#Faham Jabariyyah

Disini kita diwanti-wanti jangan sampai memiliki keyakinan seperti keyakinannya penganut faham Jabariyyah yang mana faham ini menolak adanya kasab sama sekali, kenapa kita dikasih peringatan ? Karena kita itu bisa membedakan bahwa bergerak, menggigil, bergerak menampar.

Tapi bergerak saat akan menampar itu memakai seja atau niatan serta pilihan, adapun jika bergeraknya itu menggigil, maka gerakan itu tanpa kita niyati dan tak ada pilihan disana.

Kalau menampar itu disebut dengan IKHTIYARI (diciptakan oleh Alloh, dikasab oleh manusia), sementara kalau bergeraknya itu menggigil, maka itu disebut dengan IDLTHIROORI (diciptakan oleh Alloh, tapi tidak dikasab oleh manusia).

Dan juga kalau menurut faham Jabariyyah itu tidak ada yang namanya kasab, jika demikian maka tidak ada bedanya antara manusia dan batu. Kan manusia itu diberi akal budi serta pilihan, karena dengan adanya akal budi serta pilihan tersebut menjadi sebab akan adanya sebuah ganjaran dan siksaan. Maka manusia itu di taklif akan sebuah perintah beserta larangan, sementara kalau sebongkah batu itu tidak ada tanggungan apapun.

#Faham Qodariyyah

Dan juga yang harus kita waspadai itu jangan sampai kita berkeyakinan seperti halnya faham Qodariyah, yang mana faham ini meyakini bahwa segala sesuatunya tergantung pada aturan manusia itu sendiri.

Karena menurut mereka Alloh itu hanya sekedar memberi modal akal pada kita, adapun yang menjadikan manusia itu pintar, kaya, bahagia, dan celaka itu mutlak hasil dari usaha dia sendiri (tanpa campurtangan Alloh).

Nah faham ini sangatlah salah karena bertentangan dengan dengan dua ayat tadi diatas.

#Kesimpulan

Jadi bagi kita yang menganut faham Ahlus sunnah wal Jama’ah mempunyai keyakinan bahwa segala sesuatunya tidak ada yang mengatur dan menciptakan,pada Haqiqatnya (bathinnya) tiada yang lain hanya Alloh semata.

Adapun pada Dhohirnya ada sebuah Kasab, yang menjadi tanda pada segala yang dipastikan kepadanya. Contohnya seperti ; celakanya, bahagianya, kepintarannya, kebodohannya, faqirnya, dan kekayaannya.

Itu saja yang dapat saya sampaikan, sampai bertemu lagi dalam bahasan yang akan datang tentang Masalah al-asbaabul ‘aadiyat (sebab-sebab menurut ‘adat).

Wallahu a’lam

%d blogger menyukai ini: