SEBUAH PERINGATAN PENTING BAG (2)

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin kita masih bisa berkumpul kembali disini, dalam rangka menyongsong hari yang lebih baik dengan meneliti sebuah peringatan penting serta memupuk rasa Rindu pada yang maha Agung. Dalam pertemuan kita kali ini masih dalam bahasan yang telah lalu yaitu :

Sebuah peringatan penting

Yang mana masih ada beberapa poin yang belum kita ulas.

Sebuah peringatan penting

Yang penting

Adapun untuk ulasan selanjutnya adalah ; ulasan yang nomer Tiga, yaitu :

3. Jawhar

Poin nomer tiga dari perkara selain Alloh itu adalah Jawhar, disini yang akan diulas dengan Jawhar adalah dari pengertianya (ta’rifnya), dan sedikit contohnya.

Adapun pengertian Jawhar adalah :

وَالْجَوْهَرُ هُوَ اَلْغَنِيُّ عَنِ الْمَحَلِ، اَوْ مَاقَامَ بِنَفْسِهٖ

Artinya : “Jawhar adalah perkara yang kaya (tidak membutuhkan akad adanya Dzat), atau disebut juga perkara yang berdiri sendiri( tidak membutuhkan Dzat) tapi hanya butuh pada yang Menciptakan”.

Dalam hal ini, seandainya Jawhar tidak membutuhkan akan adanya Dzat. Maka lain halnya dengan ‘Arodl karena kalau ‘Arodl itu sebuah Sifat yang membutuhkan akan adanya tempat (yang disifati_nya).

Contohnya seperti : Merah, putih, bergerak, diam, tinggi dan rendah. Jadi ‘Arod itu membutuhkan kepada Dzat untuk bersanding, sebab ‘Arodl itu tidak tergeletak begitu saja, tapi tertaut diperkara yang lain.

Adapun contoh perbedaan antara Jirim, Jawhar, dan ‘Arodl adalah seperti ucapan sebagai berikut : Ada Orang Tinggi, Hitam sedang Berdiri .

Sekarang mari kita kupas sedikit contoh di atas ;

  • Bentuknya Orang tersebut, itulah yang disebut dengan Jawhar.
  • Kalau Tinggi dan hitamnya itu, itu yang dinamakan dengan ‘Arodl.
  • Dari kolaborasi antara Jawhar dan ‘Arodl, maka itulah yang disebut dengan Jirim.

Adapun Jawhar itu terbagi menjadi Enam bagian, yang Enam itu adalah:

1. Jawhar Mujarrod

Contohnya Jawhar Mujarrod adalah seperti Kilat. 

2. Jawhar Khuyuulii

Contohnya Jawhar khuyuulii adalah seperti Dzat yang baru.

3. Jawhar Shuurah

Contohnya Jawhar shuurah adalah seperti Sifat yang Baru.

4. Jawhar Tashrifiy

Adapun contohnya untuk Jawhar Tashrifiy adalah seperti adanya Nafas.

5. Jawhar Taqwiimi

Dan contoh untuk Jawhar Taqwiimi adalah Akal.

6. Jawhar Fardun

Jawhar Fardun atau disebut juga dengan Jawhar Firid, adapun yang menjadi contoh untuk Jawhar Fardun adalah seperti adanya Api pada Batu.

Untuk menyesuaikan dan memahami dari bagian – bagian Jawhar tersebut pada contoh – contoh diatas, silahkan dari setiap contoh itu digabungkan dengan pengertian dari Jawhar itu sendiri.

Maka nanti akan bisa diketahui maksudnya dan akan mudah untuk dimengerti. Tapi dalam hal ini yang saya rasakan gak cukup dengan sekali baca untuk memahaminya.

Sekarang mari kita lanjutkan lagi untuk poin yang berikutnya, dan poin yang berikutnya adalah Jisim.

4. Jisim

Setelah sebagian atau Tiga poin dari perkara selain Alloh yang telah tertuang diatas, sekarang mari kita ulas pengertian tentang  Jisim, dan apa saja bagian – bagian dari Jisim.

Adapun pengertian Jisim adalah :

أَلْجِسْمُ مَاتَرَكَبَ مِنَ الْمَحَلِ وَالصُّوْرَةِ

Artinya : Jisim itu adalah suatu perkara yang tersusun dari sebuah Dzat dan Bentuk atau rupa, yaitu :

( مَايُدْرَكُ بِالْخَوَاسِ الْخَمْسِ )

Yaitu suatu perkara yang bisa ditemukan oleh panca indera (lima anggota tubuh) diantaranya ; mata, tangan, telinga, hidung, dan lisan.

Jadi yang dinamakan dengan Jisim itu, khusus bagi sesuatu yang berbentuk, dan lain halnya dengan Jirim. Sebab kalau Jirim itu bersifat umum ( entah itu yang berbentuk atau tidak ), jadi kalau Manusia, batu, udara, Malaikat, itu bisa juga disebut dengan jirim.

 

Juz atau bagian dari Jisim

Dengan demikian, Jisim itu mempunyai Juz atau bagian tersendiri dan bisa dibagi – bagi, makanya dinamakan dengan Jisim itu karena bisa dibagi – bagi.

Sehubungan dengan adanya Jisim yang bisa di bagi – bagi, maka mari kita ketahui apa saja bagian – bagian itu. Dan bagian – bagian Jisim tersebut adalah ;

1. Jisim Murokab

Jisim murokab itu contohnya seperti Badan, Batu, dan lain sebagainya.

2. Jisim Ta’liimiy

Jisim Ta’liimiy itu contohnya seperti : Dalem, Lebar, dan panjang.

Selesai sudah ulasan tentang apa yang dinamakan dengan Jisim, sekarang mari kita melangkah ke poin berikutnya yaitu ‘Arodl.

 

5. Arodl

Semakin jauh kita melangkah melang-lang sebuah pengetahuan, dan menyusuri poin demi poin untuk mengetahui sebuah peringatan penting dalam mengawali pembelajaran ilmu tauhid.

Dan yang akan kita ungkap sekarang adalah adalah sebuah pengetahuan tentang ‘Arodl, dan bagian bagian dari ‘Arodl. Maka dari itu, mari kita simak baik – baik apa yang dinamakan dengan ‘Arodl.

Adapun pengertian ‘Arodl adalah :

أَلْعَرَضُ هُوَ مَايَقُوْمُ بِالْغَيْرِ

Artinya : Arodl itu adalah suatu perkara yang selalu berada didalam perkara yang lainnya.

Dalam artian ‘Arodl itu tidak bisa berdiri sendiri (mandiri), Contohnya seperti ; Sifat warna merah, putih, hitam, bergerak, dan diam. Dikarenakan hal itu berada didalam perkara selain sifat itu sendiri.

Dari contoh diatas dijelaskan bahwa yang dinamakan dengan ‘Arodl itu tidak bisa berdiri sendiri, contohnya begini ; seperti ucapan Merah, maka dari ucapa ini bisa kita ketahui bahwasannya Kata merah itu gak sekonyong – konyong bisa diketahui kalau tidak ada perkara yang disifati dari kata merah itu. Contoh jelasnya begini, Merahnya baju dan lain sebagainya. 

Dari contoh diatas yang bisa kita ambil kesimpulan begini, Tidak mungkin akan nampak warna merah itu, kalau tidak ada benda yang menampakkannya (yaitu Baju).

Demikian juga dengan ucapan bergerak atau diam, sudah barang tentu ada perkara yang disifati oleh gerak dan diamnya.

Yang menjadi sebab disebut dengan ‘Arodl itu,  karena suka rubah – rubah atau gak konsisten. Sebab ‘Arod itu tidak pernah mendiami dalam dua waktu secara bersamaan.

Insya Alloh penjelasan secara agak rincinnya, akan kita bahas dalam bahasan sifat Wujud.

Kalau sekarang kita lanjutkan ke ulasan tentang bagian – bagian ‘Arod saja dulu, karena kalau ditulis dipostingan yang ini maka akan sangatlah panjang tulisannya.

 

– Bagian – bagian ‘Arodl

Untuk selanjutnya mari kita ulas bersama apa saja yang menjadi Bagian – bagian ‘Arodl tersebut, dan jadi berapa bagian ?

‘Arodl itu terbagi menjadi Empat bagian diantaranya ;

  1. ‘Arodl Lazimah seperti merahnya Emas.
  2. ‘Arodl Nuuroniyyah seperti Terang
  3. ‘Arodl Mutafaariqah seperti angan – angan akan pagi dan sore.
  4. ‘Arodl Basyariyyah yaitu sifat Kemanusiaan (yang ada pada Manusia) seperti ; sakit, sehat, kaya, miskin, susah, senang, hidup, dan mati, dan lain sebagainya.

Demikianlah uraian yang mengulas garis besar tentang ‘Arodl, adapun bahasan selanjutnya adalah ‘Alam.

 

6. ‘Alam

 

Thoyyib Hidayatulloh

Setia pada proses
Taat pada tujuan

Mungkin Anda juga menyukai

Silahkan tinggalkan komentar walaupun Satu huruf

%d blogger menyukai ini: